Hari ke 2
Nah ini hari kedua. Hari dimana petualangan gila itu
dimulai. Cekidot!!
Bangun pagi dengan susah payah karena emang dingin
banget. Serasa bobo di Eropa. Ini mimpi. Bantuin ibunya masak. Oh ya gini gini
saya bisalah kalau cuma masak masakan rumah dan bikin teh anget wkwkwk
Oke, jadwalnya hari ini itu ngikutin kegiatan si
empunya rumah, dari pagi sampe siang. Kalau keluarga yang kalian ikutin penjual
di pasar, maka kamu akan jadi SPGnya hahaha. Dan ibu yang aku ikutin itu
berencana buat ke kebun apa sawah gitu. Entah namanya yang bener apa. Siap siap
buat ke sawah dengan memutuskan tidak mandi. Ini menjijikkan hahaha. Mulailah kita
mamulai perjalan dengan jalan kaki menuju rumah pak kades. Fyi si Ibu itu ibunya pak kades dan masih punya anak laki yang kuliah
di jogja. Tetep, nyari jodoh itu perlu hahaha.
Sampailah dirumah pak kades yang hanya berjarak bebarapa
ratus meter, kita sudah ngeluh ngleluh karena capek. Maklum biasa naek angkutan
di semarang hahahaha. Dengan senyum ramah dan atas kebaikan hatinya pak lurah
kita ditawarin buat naek mobil pick up. Yup, pick up. Itu keren banget. Kita sambut
kebaikan hati pak kades dengan tawa riang dan menyayikan lagu anak gembala
hahahha
Angin yang berhembus sejuk, pemndangan nan hijau
royo-royo senyum kemenangan karena melihat temen yg pada jalan kaki ke lereng
gunung iu membahagiakan. Sungguh. Kemudian ditimpukin tomat sama temen
seangkatan.
Sepanjang jalan kita bikin video, foto foto cantik
teriak terika gila kayak orang gila (?) dan asli itu seru banget. Bayangin aja,
naik mobil pick up dengan angin sejuk dengan jalan yang naik berliku dan bervideo
video ria, berfoto foto ria itu kudu bilang ke kalian bahwa I’m feel free~~
bunga bunga~~ tomat tomat~~ cabe-cabe(an)~~ hahahahaha
Setelah disorakin sepanjang perjalanan karena
kesombongan kita, sampelah ke sawah yang dimaksud. Sejauh mata memandang isinya
tomat semua dan cabe yang menyelinap diantaranya. Let’s action!! Turun ke
sawah, pasang masker, petikin tomat sesuai instruksi ibu. Petikin cabe yang
merah aja. Kumpulkan di satu keranjang besar.
Pargraf diatas menganjurkan kalian untuk bawa banyak
persediaan masker dan sarung tangan hingga caping petani. Bila keecantikan kalian
memudar bukan salah kami!
Sisi yang lain dari metik tomat itu adalah kalian
akan tahu gimana murahnya harga tomat. Gimana harga itu enggak sebanding dengan
modal awal yang udah dikeluarin. Enggak sebanding dengan kerja keras mereka
yang tulus. Dan gimana susahnya buat nyari uang. Oleh karena itu, jangan buang
sisa sambal tomat kalian karena sesungguhnya itu bias buat makan esok hari.
Waktu itu harga sekeranjang tomat sebanyak sekitar
20 kg hanya beberapa puluh ribu saja. Enggak sampe 50 k. gimana masih mau
ngeluh dengan tugas kuliahmu?? Enggak malu?!
Udah ah, jangan galau ditanyain kek gitu :p
Lanjuut, udah capek capek dan udah mau dhuhur juga
akhirnya kita mutusin buat pulang yang pastinya dengan naik pick up lagi. Walaupun
gilanya sudah mendingan dari pada waktu berangkat. Tetap saja, kami masih
teriak teriak dan nyanyi nyanyi. Kita memang tidak waras dek. Dan harap
dicontoh hahaha
Sampai ditempat pak kades yang ternyata bakal ada
hajatan desa buat nanggep wayang. Dan kita diminta buat bantuin masak masak yang
dengan jelas kami terima. Karena itu berkaitan dengan kebutuhan dasar kami. Yaitu
makan -____-
Kita masak masakan yang emang bener bener khas pedasaan
gitu dan tradisonal. Enak enak semua. Dan berhubung satu kelompokku ada sepuluh
anak dan ada beberapa penyelinap, maka kita mutusin buat bagi tugas. Yang satu
masak (sambil makan) dan yang satunya mandiin sapi dan ngasih makan. Sumpah,
geli-geli gimana gitu. Ini benar benar pengalaman yang berharga dan luar biasa.
Kapan lagi dapet paket komplit gini. Serasa ftv
bukan? Hahahaha
Sekitar jam 12an kita memutuskan buat pulang untuk
mandi dan beres beres. Nyuri nyuri tidur bentar dan makan siang terus briefing
buat lomba antar kelompok. Waktu itu lombanya melukis tong sampah dengan waktu yang ditentukan. Segilan
gilanya kelompok saya kita tetap menyusun strategi agar menang. Deal. Ngelakuin
sesuai job tidak lupa difoto dengan fotografer pribadi hahahaha akhirnya kita
juara. J-U-A-R-A. Juara tiga. Dan dari kelompok perempuan sendiri. Mohon tepuk
tangan.
Pesan tersirat (lagi) segila gilanya dan sewoles
wolesnya kamu kuliah, susunlah strategi agar kamu. Iya, kamu. Agar tetap
juara!!
Hari ke 3
Hari ketiga ini kita isi dengan game antar kelompok.
Gamenya seru seru. Game yang butuh strategi, otak dan out of the box-nya
kelompok kalian. Kekompkan jugak. Disini bakal keliatan kelompok mana yang
kompak dan solid. Ya benar, kelompok saya hahaha
Tipe gamenya dibagi antar pos pos gitu. Dengan jarak
antar pos yang super jauh.dan ada game yang bener benr kita disuruh nyebur
disungai buat masukin air ke pipa yang berlobang tanpa modal alat apapun. Disini
kejorokan kalian di uji. Kelompok yang paling jorok adalah pemenangnya hahaha. Dan
berhubung kelompok saya mengedepankan sisi higienis maka kami mengalah hahahaha
Skip skip skip karena capek cerita, kita sekitar
pukul 12 siang pulang. Sayonara~