Pages

Lulus kuliah, lalu?

18/01/20

Halo!

Berasa 'dheg' ketika baca timeline twitter lihat tweet "menulis aja dulu, menulis aja terus, nanti kamu terkejut dengan opportinity yang ada" So, here I am 😊

How's your life? As usual, or there are something new? But, whatever your answer I really hope you having someone to talk to.

Ngomongin kuliah itu selalu bikin keinget bahwa fase terenak dalam hidup itu kuliah. Tbh, I could'nt agree more. Setelah lulus kuliah, lalu? KANGEENNN. Tapi, kemudian tersadar kalau hidup itu harus beranjak, berjalan, berpindah, agar semua poin poin keilmuan yang didapat dapat tersambung. Biar bisa bergumam; Oh yang dimaksud itu begini. Oh, time study itu bisa dipakai buat begini. Dan oh oh yang lain.

Lega. Mungkin jutaan orang di luar sana juga merasa begitu. Perkara lulus tepat waktu, atau di waktu yang tepat. Perkara lulus dengan predikat memuaskan, atau dengan predikat terpuji tetap saja semua berhak buat merasakan kelegaan. Satu PR yang akhirnya selesai. Setidaknya ada hal yang bisa bikin binar mata bapak ibu menyorotkan kebahagiaan dan kebanggaan. Giving award to ourselves.

Sempet berasa kaget dengan status baru. Bengong seharian. Gak tau apa yang dirasakan. Gak tau harus ngapain. Rasanya pas awal-awal kuliah punya planning detail. Bahkan hingga harus bekerja di mana, di bagain apa, dan berapa lama. Planning details itu berasa tiba - tiba buyar. Setelah lebih dari lima jam duduk di Burger King, akhirnya muncul statement bahwa; perasaa itu bukan hanya dialami olehku sendiri, tapi teman temanku juga haha! sesat.

Burger king yang tidak membantu... Ternyata yang dibutuhin hanya me time. Banyak ngomong ke diri sendiri. Apa yang yang sebenernya aku mau? Apa yang ingin aku capai? Kalau berasa me time belum nemuin jawaban, mungkin saja kamu bisa menemukannya di setiap akhir salatmu, di tengah-tengah buku bacaanmu, atau artikel bacaanmu. Good Luck!

Setelah me time yang cukup lama, akhirnya aku memutuskan kerja. Ya karena kalau enggak kerja, bills aku siapa yang bayar? (ngehe emang). Aku gak bisa ambil master kalau gak beasiswa. Aku gak bisa dapet beasiswa kalau skor IELTS aku kurang. Aku gak bisa ambil IELTS kalau gak punya uang. Ingat selalu Root Cause Analysis 👌 ini becanda, tapi serius hahaha

Kadang hidup ini kalau nunggu siap, gak ada siapnya. Seringkali kesiapan itu muncul beriringan dengan mengambil kesempatan yang ada. Toh, kesempatan itu bisa mengajarkan banyak hal. Mengajarkan kesiapan salah satunya. Sama seperti di waiting room antrean dokter, berusaha siap tapi ya gak siap-siap, sampe akhirnya masuk ke ruangan dan siap dengan sendirinya. Katanyaa hidup ini dinamis kan. Harusnya begitupun dengan kesiapan. Tidak terpatok hanya dengan kesiapan atas satu kemungkinan. So, just prepare the best preparation as you can. Your effort, Allah and your parents doa will lead you.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS