Pages

Rajin dan Passion part [II]

18/04/15

Assalamu'alaikum...

Arina mau ngelanjutin cerita tentang Rajin dan Passion. Buat kalian yang belum baca part [I] silahkan baca disini :))

Oke, di part [II] ini gue bakal ngomongin tanggepan gue. Cekidoot!!

Jadi gini ya *benerin kerah* sebenernya yang dibilang temen gue bener. Gue seperti enggak ada passion. Tapi, kalau udah gitu, apa lantas gue akan pindah ke passion gue? Dengan lantang gue akan nge-jawab enggak. E-N-G-G-A-K. Karena apa? Yang pasti karena banyak hal. Karena menurut gue, keputusan hidup itu engak melulu berkaitan dengan passion. Dan passion itu sendiri bukan satu-satunya bahan baku kesuksesan. Ada banyak hal yang harus dipertimbangin sebelum milih ngikutin passion atau enggak. Misal; pertimbangan tentang keluarga, waktu dan bahkan mungkin tentang biaya. Kalau udah gitu, apa sekarang gue nyesel dengan pilihan gue? Lagi-lagi gue jawab enggak. Bukankah menyesal itu terjadi apabila gak sesuai kata hati dan gak bisa berkompromi dengan yang ada. Which is sampai saat ini gue masih bisa berkompromi dengan pilihan gue, ko.





Jadi kalau udah gini, gue harus ngapain?
Menurut gue, cukup be really good at something karena dengan gitu gue yakin gue akan bisa nemuin passion (baru) dibidang gue yang sekarang. Dengan gue doing the best setidaknya gue bakal bisa lebih expert lagi ke suatu bidang. Nah, dengan gitu gue juga bisa berkontribusi buat orang lain. Dengan gue udah berkontribusi bisa dikatakan gue ngelakuin hal tersebut udah dengan hati. Tulus. Kalau udah gitu, it means pleasure, meaning and emotion udah terpenuhi.

Dan kalaupun keyakinan gue tadi gak terbukti. Setidaknya gue cukup follow my curiosity.
"Rasa ingin tahu ini akan menunjukkan passionmu, ataupun tidak. Kamu mungkin tidak akan mendapatkan apapun kecuali hidup yang sangat indah dimana yang kamu lakukan setiap hari adalah mengikuti rasa keingintahuanmu. Dan itupun sudah lebih dari cukup." -Elizabeth Gilberth, Author-
Dan terakhir gue ngutip kata-kata keren dari sini yaitu
"Finding passion in any activity, until you figure out axactly your own."
"Instead of finding your passion, ask yourself "what do you want to see changed in this world?" And go to that! Live for a cause. Karena keinginan untuk berkontribusi di dunia ini menjadi salah satu  cara untuk menemukan passionmu juga."



2 komentar:

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS